Skip to main content

 

KEPOIN RAMADHAN FIL JAMI’AH

Pandemik Covid-19 ini menjadi momok yang sangat mencekam dan menjadi isu global yang membuat repot semua negara-negara Internasional. Hampir semua negara terkonsentrasi untuk menangani wabah ini. Banyaknya korban yang berjatuhan membuat semua negara menetapkan status darurat covid-19. Joko Widodo selaku kepala negara telah menetapkan beberapa kebijakan melalui menteri-menterinya, mulai dari meliburkan sekolah, perguruan tinggi (pembelajaran daring), WFH (work from home) bagi ASN/karyawan perkantoran, dan menghimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan dengan physichal distancing. Dalam menyikapi hal di atas kami Keluarga Besar Pusat Studi Pesantren (PSP) IAIN Tulungagung bekerja sama denga Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum dan Center Of Fikih Nusantara IAIN Tulungagung tak akan menyurutkan tekat kami untuk mensiarkan agama Islam di tengah pandemik Covid-19 ini. Kami mengundang Ikhwan / Akhwat  sekalian untuk bisa hadir di Ramadhan Fil Jami’ah dengan acara Ngaji online/live streming bersama kami. Dengan adanya fasilitas media sosial yang berkembang begitu cepat memaksa kami untuk berinovasi dalam memanfaatkan media sosial tersebut, dalam hal ini kami Keluarga Besar Pusat Studi Pesantren (PSP) IAIN Tulungagung bekerja sama denga Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum dan Center Of Fikih Nusantara IAIN Tulungagung menyelenggarakan  Ramadhan Fil Jami’ah (Ngaji Online ) melalu Fanspage Facebook (Pusat Studi Pesantren IAIN Tulungagung) dan Insagram (@psp.iainta), dengan tujuan agar bisa di akses oleh mahasiswa, santri dan alumni khususnya masyarakat luas. Adapun kitabnya bisa didapat secara Cuma-Cuma dengan cara klik Link dibawah ini lalu klik dowenload. Adapun link sebagai berikut;

1. https://bit.ly/kitabadabulalimwalmutaalim

2. https://bit.ly/kitabadabulhiwarfiikitabillah

3. https://bit.ly/kitabtafsiryasiin

4. https://bit.ly/kitabkifayatulatqiyah

5. https://bit.ly/kitabrahmahalummah

Dr. Muhammad Muntahibun Nafis, M.Ag., selaku Direktur Pusat Studi Pesantren IAIN Tulungagung, mengatakan keadaan stay at home seperti ini karena wabah Covid-19 bukan berarti kita tidak bisa produktif dalam kegiatan mencari ilmu. Karena mencari dan memperdalam ilmu adalah sesuatu yang wajib dilaksanakan. "Acara Ngaji Online ini diadakan untuk selalu menunjang pengetahuan ilmu agama untuk Ikhwan / Akhwat  dimana pun berada. Kegiatan ini sebagai bentuk salah satu ikhtiar kami khususnya dalam masa work form home seperti ini untuk tetap menyambung silaturrahim dan menambah ilmu. "Semoga menambah manfaat dan mendatangkan berkah, demi generasi yang rahmatan lil'alamin”.

Sementara itu, Muhamad Aji Purwanto, M.H.I., selaku Ketua PSP IAIN Tulungagung juga  menambahkan bahwa sebagai warga negara Indonesia yang baik dan untuk kemashalatan umat sudah seharusnya kita mengikuti himbauan pemerintah. Agar tetap berdiam diri di rumah atau social distancing di tengah merebaknya wabah virus Corona Covid-19 ini. Namun kita sebagai umat Islam kita wajib untuk belajar sampai ruh meningalkan jasat, kegiatan beribadah seperti salat, mengaji juga tetap dilakukan.

Comments

Popular posts from this blog

Bismillahirrahmanirrahim

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم   Bismillahirrahmanirrahim itulah kalimah awal yaang pernah diajarkan guru kami sebelum mengawali pelajaran harus menuliskan kalimah bismillahirrahmanirrahim. Karena dengan kalimah bismillahirrahmanirrahim kami bisa mengawali aktifitas apa saja mulai kami membuka mata dipagi hari sampai kami memejamkan mata tatkala di malam hari. Dari awalan kalimah itulah kami diajarkan supaya kami meniatkan untuk semua aktifitas baik dohiriyah maupun lahiriyah. Guru kami pernah berpesan seperti ini “nak kelak jika guru mu ini sudah meningalkan dunia fana, guru mintatolong kepada kalian semua untuk selalu mengirimkan doa hidiyah alfatihah sehabis sholat maktubah dan jika kalian hanya bisa membaca kalimah bismillahirrahmanirrahim maka cukub kalimah itu kalian baca dengan meniatkan dikirim kearwah guru”.  Saat itu kami tak tau apa maksut yang pernah dipesan oleh guru kami kepada kami, hingga sampai saat ini kami belum bisa menangkap dari maksut perkataan...

BELENGGU NAFSU DRAKOR

BELENGGU NAFSU DRAKOR      Sembari kumelamun. Diam dikala malam. Merenung kenapa manusia-manusia sepertiku ini sulit diajak bersyukur, terkadang banyak menimbulkan madharot saat malam yang sunyi, mestinya digunakan untuk istirahat la kok malah di buat nonton daram korea. Dari filmnya yang terdiri dari belasan episode bahkan puluhan episode, pembawaan karakter yang romantis bikin kaum hawa iri, apalagi jika adegan yang mengharukan, bikin kaum hawa mewek.       Bukan masalah itu yang ku maksud tapi waktu tidur malam yang mastinya dibuat istirahat kenapa malah dibuat nonton drama korea?......apakah kita tidak sadar bahwa tubuh ini juga menginginkan istirahat, tapi kenapa ego kita akan nafsu ini malah kita unggulkan. Aku sadar itu hak kalian untuk nonton film tapi kenapa ego akan nafsu mu menggebu-gebu menginginkan mata jadi terbuka lebar sampai pagi dan apa yang kita dapat dari itu semua?...... apakah banyak manfaat?.... atau malah sebaliknya.  ...

TUMPANG TINDIH

TUMPANG TINDIH      Terkadang hidup ini membingungkan, dimana gejolak permintaan dalam sebuah pilihan selalu silih berganti. Keresahan melanda setiap detik, begitu juga dengan kebingungan yang selalu datang setiap harinya namun terkadang bingung yang akan ia perbuat. Tatkala ada seseorang yang orang berkarya, ia ikut-ikutan berkarya dan jika ada sesuatu yang sudah ada tak membuatnya ia tenang namun malah resah.       Setiap telapak kaki ini melangkah dengan pelan semua berjalan sayup sayup, laksana angin sore semilir menerpa dedaunan padi disawah. Inilah kehidupan seseorang yang terkadang tak tentu, sulit rasanya menuangkan kerumitan perjalanan hidup ini dalam derap langkah yang pasti. Mungkin banyak di luarsana orang pintar yang telah memanfaatkan tenaganya orang lain untuk ia gunakan sebagai batu loncatan tuk meraih segalanya tanpa harus ia merasa iba terhadap  kehidupannya.       Namun ada pula seseorang yang di depan baik n...